Thursday, November 12, 2020

Tiara dan Lilin Cahaya

 Ia selalu ingin seperti teman lainnya

Sekolah, bermain dan melakukan hal-hal yang ia suka

Wajahnya tak penuh dosa

Seperti buku bersih tanpa coretan pena

Namun beberapa bagian tampak ternoda

Siapa yang melakukannya ?

Ia menangis kala redupnya senja

Lari masuk rumah kala langit mulai menampakkan bintangnya

Ternyata ia takut kesendirian

Orang Tuanya kemana ?

Ibu, Ibu cepat pulang katanya

Air mata membasahi pipi lembutnya

Nenek menghampiri membawakan satu lilin cahaya

Sabar Nduk, Ibumu besok pulang dari kota

Tiara tenang dan tertidur dengan lelapnya

Berharap esok Ibu yang lama tak pulang sudah berada di sampingnya

Tiara kecil yang apa adanya berjuang melewati malam tanpa peluk kasih kedua orang tua


Tulisan : Asriani

No comments:

Post a Comment

Sayang Diri Sendiri

Ketika kita sudah sayang sama diri sendiri, ucapakan orang lain yang berpotensi menyakitkan hati akan mudah terlupakan. Ketika kita sudah sa...