Friday, March 12, 2021

Ibu dan Supervisor

 Hai, assalamualaikum

Apa kabar ?, semoga selalu sehat agar mampu terus mengaja kesehatan diri di pandemi covid19 ini. Tentu sudah bosan mendengar kata covid19. Sama, aku juga bosan mendengarnya. Satu tahun lebih seperti dipaksa untuk mengurangi kegiatan diluar rumah bersama – sama. Masalah dan kejadianpun datang silih berganti beriringan dengan pandemi. Salah satu hal yang membuat aku yakin menjalani ini semua adalah “Tuhan pasti juga sudah menyiapkan solusi bersamaan saat masalah juga dihadirkan dalam dunia ini”. Tetap semangat!.

Sudah lama aku tidak menulis apapun di sini. Kali ini aku ingin berbagi cerita tentang salah satu  keputusan yang aku ambil di usia yang sudah seperempat abad ini. Aku memilih pulang ke rumah orang tuaku. Membalikkan badanku dari tawaran karir kerja di sebuah perusahaan manufaktur di Batang Jawa Tengah menjadi supervisor bagian sistem informasi persediaan berbasis komputer dan aku juga merelakan perkerjaanku saat ini  untuk pindah ke tempat kerja yang memungkinkan aku mampu pulang setiap hari untuk menemani orang tuaku terutama Ibu.

Jika ditanya tentang nyaman bekerja ditempat dulu jawabnya aku nyaman. Namun hanya butuh ekstra waktu dan berpikir untuk menyelesaiakan kerjaanku hingga sering jam kerja lebih dari delapan jam kerja. Dan itu membuatku tak mampu pulang ke rumah dengan perjalanan satu jam. Hingga aku memilih pulang di kost. Yapss...pulang ke kost dengan jarak yang lebih dekat kemudian beristirahat lebih awal. Hehehe...tidur dengan selimut tebal lembut dan harum adalah hal yang aku suka selain menulis.

Ibuku hampir berusia eman puluh tahun. Jika aku melihat kartu keluargaku  Ibuku lahir pada tahun 1962. Enam puluh tahun kurang satu tahun usianya saat ini. Saat pandemi ini kadang membuatku tambah semakin takut untuk membiarkan ibukku di rumah tanpa ada anaknya yang menemani. Apalagi Ia mempunyai riwayat penyakit darah tinggi. Semoga kuputusanku untuk memilih Ibu adalah yang terbaik saat ini. Bye,,kapan kapan sambung lagi ceritanya ya....keep safe and stay healty, wassalamualaikum.

Untuk anakku kelak, ini tulisan Ibumu Nak. Ibu Yulia Asri Ani lulusan fakultas ekonomi yang suka menulis hal-hal sederhana. Bukan menulis tentang Catatan Atas Laporan Keuangan,hahaha... tapi menulis cerita seperti di blog ibu sederhana ini. Cerita sederhana, puisi sederhana, cerpen cederhana eh typo Nak, cerpen sederhana maksud Ibu. Oh ya Anakku, semoga kalak kamu juga menemani Ibumu ini ya. Jika usia Ibu juga sudah mulai menua cukup temani Ibu ya Nak. Seperti sekarang, ibumu ini sedang menemani yang kau sebut Nenek kelak. Atau Simbah dan “Embah” dalam Bahasa Jawa. 

No comments:

Post a Comment

Sayang Diri Sendiri

Ketika kita sudah sayang sama diri sendiri, ucapakan orang lain yang berpotensi menyakitkan hati akan mudah terlupakan. Ketika kita sudah sa...